Hai. Dan akhirnya cerita cinta yang satu itu punya akhirnya. Oke, gue akan ceritain akhirnya.
Akhirnya, entah sad or happy ending. Tapi Sherlica ikhlas. Cowok yang selama ini dipermasalahkan, Valentino, sudah jadi pacar orang lain. Hahaha. Umm, kalau bisa dihitung,sekarang Valentino dan pacar barunya itu sudah 1,5bulan sepertinya. Sherlicanya? Single tuh :-)
...
Waktu berjalan. Dan terus berjalan. Sherlica masih suka sama Valentino. Tapi sesungguhnya, Sherlica ingin lepas dari bayang-bayang Valentino. Namun, dia gak bisa. Ketika Sherlica bengongpun, yang lewat siapa? Ya Valentino. Gak ada yang lain, ya palingan tugas sekolah yang numpuk yang dipikirin, tapi gak ada cowok lain.
Sherlica ingin benar-benar lepas dari bayang-bayang Tino, namun, Tino yang menolak. Sherlica ingin benar-benar lost-contact dengan Tino. Ya, minimal satu bulan lah. Tapi apa? Tino gak pernah mau. Namun mau tau? Tino gak beri kabar sesering dulu ke Sherlica. Ya mungkin seperti lagunya Tegar artis cilik yang mantan pengamen itu 'Tino yang dulu bukan Tino yang sekarang' hahaha.
Bagi Sherlica, Tino egois. Egois sangat. Tino gak pernah mau diajak lost-contact, namun Tino gak sesering dulu memberi kabar ke Sherlica. Dan, Tino juga udah jarang ajak main Sherlica. Ngabarin Sherlicapun jarang. 3hari sekali mungkin. Tapi mau tau bodohnya Sherlica? Sherlica selalu mengharapkan SMS dari Tino, ya mau lewat twitter, whatsapp, line, atau apapun. Mau tau bodohnya lagi? Sherlica selalu melihat 'last-seen-nya' Tino di whatsapp Tino, dan tau apa yang bikin Sherlica kecewa? Tino selalu oline tiap saatnya, namun, Tino jarang nyapa Sherlica. Bahkan, ketika Tino ganti foto whatsapp ttg gambar 2peguin yang saling peluk, dengan tulisan romantis, itu kira buat dia. Padahal mereka lagi gak ngobrol. Mau tau bodohnya Sherlica berikutnya? Saved search di twitternya Sherlica, masih accnya Tino. Yap, semuanya tentang Tino, Tino, Tino dan Tino. Mana sempet dia mikirin orang lain? Tiap hari Tino melulu.
Oh ya, Sherlica ini tipical cewek yang gak mau mulai duluan. Meskipun Sherlica kangen, mau ngobrol, dan lain sebagainya. Tapi Sherlica ini gak mau SMS duluan, karena sifat Sherlica itu.
Sampai suatu ketika, Valentino jujur, kalau dia lagi suka sama cewek lain.
Tau Sherlicanya gimana? Sherlicanya cuma bisa diem. Dia gak tau harus gimana. Dia cuma bisa dengerin aja curhatan Tino ttg cewek yang dia taksir itu, dan sekarang sih udah jadi pacarnya. Dan tau hal yang makin buat Sherlica diem? Cewek itu juga beda agama. Hahahahaha.
Akhirnya. Sherlica nangis. Kurang tau Sherlica nangis kenapa. Mungkin karena dia merasa jadi cewek paling bodoh seantero jagad ini. Gimana gak bodoh? Ternyata, orang yang selama ini ditungguin SMS, ditunggu chat, selalu dilihat tweetnya, dikirain foto peguin itu buat dia, ternyata? Buat cewek lain. Ha-ha-ha. Orang yang ditungguin buat ngechat, lagi asik tuh chatingan tiap hari sama cewek lain, bahkan katanya sampe voice-notean. Kayaknya sih gue paham kenapa Sherlica ngerasa jadi paling bodoh seantero jagad ini. Iya lah. Sherlicanya aja gak suka sama siapa-siapa. Gak pdkt/smsan sama siapapun bahkan. Tapi Tino? Haha.
Entah kenapa, semua pertanyaan di otak Sherlica kejawab. Jadi, kenapa dia jarang chat Sherlica, jarang ketemuan lagi, jarang bilag kangen lagi, hahaha orang udah ada cewek lain. Gimana Sherlica gak ngerasa bodoh? Haha.
Oh ya, mungkin itu hadiah 17tahun dari Tino yang paling indah buat Sherlica. Iya, karena Tino ngaku lagi suka sama cewek lain, saat h-min satu minggu Sherlica 17tahun. Haha.
Sherlica bingung harus ngapain, Sherlica langsung minta temen-temen terdekatnya kumpul. Dan, mereka kumpul untuk dengerin curhatan Sherlica. Dan tau? Untuk pertama kali, Sherlica curhat tentang cowok sambil nangis. Ya ampun Tino, hebat banget bikin Sherlica nangis.
Teman-teman Sherlica menghibur dia. Mereka mendukung agar Sherlica memblock semua acc Tino ke Sherlica. Facebook, twitter, whatsapp, line. Semuanya diblok. Dan, dekat mereka Sherlica jauh lebih tenang.
Hidup Sherlicapun berlangsung terus dan tentu saja tanpa Tino. Awalnya bagi Sherlica terasa berat. Mungkin Sherlica sudah terbiasa tidak ada yang SMS dia, namun, dia masih memikirkan Tino, itu dulu. Dan minggu pertama adalah masa adaptasi Sherlica, dimana dia harus benar-benar tidak peduli lagi seutuhnya dengan Tino. Masa dimana Sherlica harus membuka hatinya untuk orang lain. Bukan cuma Tino saja. Seminggu yang lumayan susah, apalagi sebentar lagi Sherlica ulang tahun yang ke17 pula.
Kehidupan Sherlica selama seminggu itu cuma belajar-belajar-membuat tugas-berdoa Sherlica berusaha memfokuskan diri kepada pelajaran. Lica jarang pula untuk pegang handphone. Sekarang, bagi dia pegan handphone hanya akan membuat dia sedih dan merasa sendirian. Kadang, Sherlica merasa berat. Namun, dia banyak berdoa. Dan...Tuhanpun memberi penghiburan
Di hari ulang tahun Sherlica. Sherlica benar-benar diberi penghiburan! Dia diberi kejutan oleh teman-temannya. Daaaaan dia sungguh bahagia!
Dia bersyukur, dia punya teman-teman yang luar biasa. Yang dikirimkan Tuhan buat dia. Dan semenjak saat itu dia belajar banyak hal.
1. Jangan pernah jadikan seseorang itu segalanya, karena ketika segalanya itu pergi, kamu punya apa?
2. Percaya aja, apa yang Tuhan ambil dari kamu, akan Dia gantikan berkali-kali lipat jauh lebih baik dibandingkan apa yang dia ambil.
3. Jadikan masa lalumu itu guru, dan jangan jadi orang bodoh yang mau jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya.
4. Belajar untuk memilih - Frater Harry :-)
Pulih dari keadaan kayak gitu gak gampang. Emang butuh waktu, dan butuh proses. Sekarang, sampe gue ngepos kayak ginipun Sherlica belum pulih seutuhnya, masih sedikit sakit. Apalagi melihat Tino.
Gak ada yang tau masa depan, kamu bukan Tuhan kan, serahkan semua kehidupan, termasuk masalah percintaan kamu sama Tuhan. Semoga diberikan yang terbaik, amin :-)
.Sherlica
Tidak ada komentar:
Posting Komentar